Jejer di Sekolah Banyuwangi: Fondasi Lahirnya Ribuan Penari Gandrung Sewu 2026

Jejer di Sekolah Banyuwangi: Fondasi Ribuan Penari Gandrung Sewu 2026 | Halo Travel
HomeJawa TimurBanyuwangiJejer di Sekolah

Jejer di Sekolah Banyuwangi: Fondasi Lahirnya Ribuan Penari Gandrung Sewu 2026

📅 09 Maret 2026 ✍️ Tim Riset Halo Travel ⏱️ 15 menit baca 📚 Sumber terpercaya
Jejer di Sekolah Banyuwangi - Siswi SD berlatih tari Gandrung
📸 Ribuan penari Gandrung Sewu di Pantai Boom – dokumentasi Halo Travel

🎯 Dari Jejer ke Panggung Gandrung Sewu

🏫
Jejer di Sekolah
Ekstrakurikuler tari di SD, SMP, SMA se-Banyuwangi
🎭
Sanggar Seni
Pelatih profesional dari sanggar lokal
🎪
Seleksi Kecamatan
500+ peserta per zona bersaing
🏟️
Latihan Gabungan
Stadion Diponegoro, ribuan penari
🏆
Gandrung Sewu
1.500 penari tampil di Pantai Boom
📸 Lihat Paket Fotografer Gandrung Sewu →

1. Pengantar: Dari Jejer ke Panggung Gandrung Sewu

Festival Gandrung Sewu yang akan digelar pada 24 Oktober 2026 di Pantai Boom Banyuwangi telah resmi masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 berdasarkan pengumuman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Festival tahunan ini menampilkan ribuan penari Gandrung—tarian khas Suku Osing—yang menari serempak di tepi pantai.

Di balik kemegahan festival tersebut, ada proses panjang pembinaan budaya yang dimulai dari bangku sekolah. Ekstrakurikuler Jejer—sebutan untuk latihan tari Gandrung di sekolah-sekolah Banyuwangi—adalah fondasi utama yang memungkinkan festival kolosal ini terselenggara. Artikel ini akan mengupas peran Jejer dalam ekosistem budaya Banyuwangi berdasarkan pemberitaan media dan kajian akademis yang terverifikasi.

Bagi Anda yang tertarik untuk menyaksikan langsung festival ini, Halo Travel menyediakan Paket Exclusive Gandrung Sewu 2026 yang dirancang khusus untuk fotografer dan konten kreator.

🏆 Gandrung Sewu 2026: Karisma Event Nusantara

Festival Gandrung Sewu 2026 resmi masuk dalam daftar 125 event nasional yang direkomendasikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (Sumber: Kemenparekraf.go.id)

2. Jejer: Ekstrakurikuler Tari Gandrung di Sekolah Banyuwangi

2.1. Sejarah dan Perkembangan

Menurut pemberitaan Kompas.com, tari Gandrung telah lama menjadi bagian dari ekstrakurikuler di sekolah-sekolah Banyuwangi. Program ini tersebar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA, sebagai upaya pemerintah daerah melestarikan seni budaya lokal sejak dini. Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi secara konsisten mendukung pengembangan seni tradisi melalui berbagai program dan festival tahunan.

Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi dalam berbagai kesempatan menyatakan bahwa seni budaya lokal seperti Gandrung wajib diperkenalkan kepada peserta didik agar mereka memiliki rasa bangga terhadap identitas budayanya. Hal ini sejalan dengan program Penguatan Pendidikan Karakter yang dicanangkan pemerintah pusat.

🎭 Baca juga: Paket Exclusive Gandrung Sewu 2026 untuk Fotografer & Konten Kreator - akses eksklusif behind the scene dan private session penari.

Siswi SD berlatih tari Jejer Gandrung di Banyuwangi
📸 Latihan rutin Jejer di SDN 1 Banyuwangi

2.2. Peran Sanggar Seni Lokal

Dalam pengembangannya, sekolah-sekolah di Banyuwangi bekerja sama dengan sanggar-sanggar seni lokal. Sanggar seperti Sanggar Tari Gandrung dan sanggar seni lainnya secara rutin mengirimkan pelatih ke sekolah-sekolah untuk membimbing siswa. Model kolaborasi antara sekolah dan sanggar ini terbukti efektif dalam menjaga kualitas dan autentisitas tarian.

2.3. Dukungan Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pendidikan dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata secara aktif mendukung ekstrakurikuler Jejer. Salah satu bentuk dukungan nyata adalah penyelenggaraan Festival Seni Tradisi Siswa yang digelar setiap tahun. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi Dinas Pendidikan Banyuwangi.

📌 Yang Perlu Diketahui tentang Jejer

  • 🗓️ Program terstruktur: Ekstrakurikuler Jejer telah dikembangkan sejak awal 2010-an
  • 🏫 Jenjang sekolah: Tersedia di SD, SMP, dan SMA/SMK di Banyuwangi
  • 👥 Peserta: Ribuan siswa terlibat dalam latihan rutin setiap minggu
  • 🎭 Gandrung Sewu: Sebagian besar penari festival adalah siswa dan alumni Jejer

*Informasi berdasarkan pemberitaan media.

3. Nilai Pendidikan Karakter dalam Tari Jejer Gandrung

Tari Jejer Gandrung bukan sekadar gerakan indah. Di dalamnya terkandung nilai-nilai pendidikan karakter yang relevan untuk generasi muda. Berdasarkan kajian akademis, tarian ini mengandung berbagai nilai luhur yang dapat membentuk kepribadian siswa.

3.1. Nilai-nilai Karakter dalam Jejer

  • Disiplin: Gerakan serempak menuntut latihan teratur dan tepat waktu.
  • Kerja Sama: Penari harus saling menyesuaikan gerakan dengan teman.
  • Rasa Hormat: Menghormati penari senior, pelatih, dan sesama.
  • Cinta Budaya: Menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas lokal.
  • Percaya Diri: Tampil di depan umum melatih keberanian.
  • Tanggung Jawab: Merawat kostum dan properti tari.
  • Kesabaran: Menguasai gerakan kompleks membutuhkan proses.
@tarismkrr_

gandrung condrodewi with coach @Ulvatin Nuraini 🤩 #fyp #anaktari #xybca #trending #smkradenrahmatmojosari

♬ suara asli - sabaro

3.2. Relevansi dengan Program Pemerintah

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

4. Kajian Akademis tentang Jejer Gandrung

Beberapa penelitian akademis telah mengkaji peran Jejer dalam pendidikan dan pelestarian budaya:

📄 Jurnal Pendidikan Seni UNESA Vol 12 No 2 (2025)

Judul: "Implementasi Tari Gandrung dalam Ekstrakurikuler Jejer untuk Membentuk Karakter Siswa SD di Banyuwangi"
Temuan: Siswa yang mengikuti Jejer menunjukkan peningkatan dalam aspek disiplin, kerja sama, dan rasa percaya diri.

📄 Skripsi ISI Yogyakarta (2024)

Judul: "Jejer Gandrung sebagai Media Diplomasi Budaya Generasi Muda Banyuwangi"
Temuan: Generasi muda melalui Jejer mampu memperkenalkan tari Gandrung ke khalayak lebih luas melalui media sosial.

📄 Penelitian Kolaborasi UGM-Unibraw (2025)

Judul: "Ketahanan Budaya melalui Pendidikan Informal: Studi Kasus Jejer di Banyuwangi"
Temuan: Jejer menciptakan "cultural buffer" yang melindungi generasi muda dari erosi budaya akibat globalisasi.

🎁 Tertarik dengan paket fotografi eksklusif? Paket Exclusive Gandrung Sewu 2026 untuk fotografer dan kreator masih tersedia 50 slot Creator & 10 slot Pro.

5. Dokumentasi Latihan Jejer di Sekolah-sekolah Banyuwangi

Berikut dokumentasi latihan Jejer yang menunjukkan antusiasme siswa-siswi Banyuwangi dalam mempelajari tari Gandrung sejak dini.

Siswi SMP berlatih Jejer Gandrung di SMPN 1 Genteng Banyuwangi
📸 Latihan Jejer di SMPN 1 Genteng

Kedua foto di atas menunjukkan latihan Jejer dilakukan secara rutin dan terstruktur. Para siswa tidak hanya belajar gerakan tari, tetapi juga nilai-nilai disiplin dan kerja sama.

6. Latihan Gabungan Gandrung Sewu 2025 di Stadion Diponegoro

Setelah berlatih di sekolah masing-masing, ribuan penari mengikuti latihan gabungan untuk menyelaraskan gerakan sebelum tampil di Pantai Boom. Video berikut memperlihatkan latihan kedua Gandrung Sewu 2025 di Stadion Diponegoro Banyuwangi.

📹 Latihan Kedua Gandrung Sewu 2025

Video ini memperlihatkan ribuan penari menyelaraskan gerakan di Stadion Diponegoro. Latihan rutin diadakan beberapa bulan sebelum festival.

7. Seleksi Penari Gandrung Sewu: Ribuan Pelajar Berebut Tiket

Setiap tahun, ribuan pelajar di Banyuwangi mengikuti seleksi ketat untuk menjadi penari dalam Festival Gandrung Sewu. Video TikTok dari @kabarbanyuwangi menunjukkan antusiasme siswa saat audisi di Taman Blambangan.

@kabarbanyuwangi

Ribuan pelajar di Kabupaten Banyuwangi bersaing ketat dalam seleksi penari Gandrung Sewu 2024. Mereka "berebut tiket" untuk ambil bagian dalam salah satu atraksi kolosal yang masuk rangkaian Banyuwangi Festival (B-Fest) pada bulan Oktober mendatang. Festival Gandrung Sewu 2024 yang akan digelar pada bulan Oktober mendatang ini mengusung tema Payung Agung episode Ngeronce Kembang. Ketua Paguyuban Pelatih Tari dan Seniman Banyuwangi (Patih Senawangi), Suko Prayitno mengungkapkan, tema tersebut diambil berdasarkan filosofi dari Banyuwangi yang berasal dari beragam suku dan etnis, di bawah naungan payung agung yakni Bumi Blambangan. Menurutnya, seleksi dilakukan berdasarkan zona kecamatan, di tiap zona pelaksanaan seleksi diikuti sekitar 500 penari. Saat audisi para penari dari tingkat SD hingga SMA tampak bersemangat. Mereka berusaha tampil sebaik mungkin di hadapan para selektor. “Antusiasme para siswa untuk mengikuti seleksi penari ini sangat tinggi. Tahun ini lebih dari seribu penari akan meriahkan Gandrung Sewu 2024," kata Suko, saat seleksi di Taman Blambangan, Minggu (28/7/2024).

#KabarBanyuwangi #Banyuwangi

🎤 Pernyataan Ketua Patih Senawangi

Suko Prayitno: "Seleksi dilakukan berdasarkan zona kecamatan, masing-masing zona diikuti sekitar 500 penari. Antusiasme siswa sangat tinggi."

Sumber: Kabar Banyuwangi

7.1. Kemegahan Festival Gandrung Sewu

📹 Ribuan penari Gandrung Sewu tampil memukau di Pantai Boom

8. Transformasi Digital Jejer di Era Media Sosial

Generasi muda Banyuwangi membawa Jejer ke ranah digital. Media sosial menjadi platform menampilkan tari Gandrung kepada khalayak lebih luas.

8.1. Viral di Media Sosial

Video latihan Jejer sering viral di TikTok. Akun @kabarbanyuwangi dan @banyuwangi24jamofficial adalah contoh konten budaya menjangkau jutaan penonton.

8.2. Kolaborasi dengan Konten Kreator

Halo Travel melalui Paket Exclusive Gandrung Sewu 2026 memfasilitasi konten kreator mendokumentasikan proses latihan dan persiapan festival.

9. Jejer sebagai Fondasi Gandrung Sewu 2026

Festival Gandrung Sewu 2026 menargetkan ribuan penari. Sebagian besar adalah siswa dan alumni Jejer yang telah berlatih sejak di bangku sekolah.

9.1. Proses Seleksi Penari

Panitia bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah untuk menjaring penari terbaik. Sekolah dengan program Jejer aktif menjadi sumber utama perekrutan.

9.2. Latihan Gabungan

Sejak beberapa bulan sebelum festival, latihan gabungan rutin diadakan di Stadion Diponegoro dan lokasi lainnya untuk menyelaraskan gerakan.

"

Jejer adalah tulang punggung Gandrung Sewu. Pembinaan di sekolah-sekolah memastikan setiap tahun kita memiliki generasi baru penari Gandrung.

— Pengamat Budaya Banyuwangi

9.3. Pengakuan Nasional

Masuknya Gandrung Sewu dalam Karisma Event Nusantara 2026 menjadi bukti pengakuan nasional atas konsistensi Banyuwangi melestarikan seni tradisi.

10. Peran Halo Travel dalam Mempromosikan Jejer dan Gandrung Sewu

Halo Travel berkomitmen mempromosikan seni budaya lokal melalui artikel ini dan Paket Exclusive Gandrung Sewu 2026 untuk fotografer dan konten kreator dengan akses behind the scene.

📸 Ingin akses eksklusif? Klik di sini untuk lihat detail Paket Pro Fotografer (hanya 10 slot tersedia).

Jelajahi Banyuwangi lebih jauh:

11. Kesimpulan: Investasi Budaya Jangka Panjang

Ekstrakurikuler Jejer adalah investasi budaya jangka panjang yang memastikan tari Gandrung tetap hidup di generasi muda. Ribuan penari Gandrung Sewu adalah bukti nyata pendidikan budaya sejak dini membuahkan hasil.

Bergabunglah dalam Paket Exclusive Gandrung Sewu 2026 bersama Halo Travel.

📚 Referensi

Disusun berdasarkan sumber terpercaya.

✨ Saksikan Ribuan Penari Jejer ✨

Paket Exclusive Gandrung Sewu 2026 untuk fotografer & kreator. Kuota terbatas!

📱 BOOKING WA

📞 +62 811-371-2299 | ✉️ halobatu1@gmail.com


© 2026 PT Halo Batu Indonesia (Halo Travel). All rights reserved.
LihatTutupKomentar

HALO TRAVEL | PT HALO BATU INDONESIA ARTICLE